Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

I Live Alone and I Leave My Parents Alone

Waktu aku ikut tes pegawai tidak tetap untuk guru muatan lokal jenjang SD, aku gak pernah yakin untuk benar-benar terjaring di dalam 120 orang pendidik yang dicari. Kenyataannya, aku tersangkut di antara 120 orang itu. Sewaktu kami dikumpulkan dalam sebuah acara resmi pembagian surat penugasan dimana kami akan ditempatkan, lagi-lagi aku gak menyangka akan ditempatkan di sebuah sekolah yang letaknya di kampung. Jarak perjalanan dari rumahku ke kampung tempatku bertugas bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam perjalanan, gak terlalu jauh tapi gak juga bisa dibilang dekat. Tentu saja, dengan jarak segitu, aku harus tinggal di kampung tersebut. Seiring persiapan kepindahanku ke kampung, aku ingat sesuatu yang kemudian membuat aku perlahan-lahan ngerasa senang banget dan antusias. Ini tuh kayak, impian yang jadi nyata. Ya. Kayak gitu rasanya. Kenapa? Karena semenjak setahun yang lalu aku mengenal program variety show Korea yang berjudul "Na Honja Sanda" (I Live Alone), aku jadi ikut...

My Love, My Bride (2014): Karena Pernikahan tak selalu Semanis Madu

Hai hai, Assalamualaikum... istirahat dulu ya bikin cerita bersambung The Story of Red Shoes. Soalnya aku gak sanggup nulisnya. Lagi gak mood. Kalau dipaksain, gak bagus lah pokoknya. Udah tulisan gak bagus, tambah gak bagus ntar kalau dipaksain hihi. Jadi kita sekarang ngapain? *Kita?? Gue aja kalee* Yap, malam ini bahas film aja ya. Gimana? Suka aja atau suka banget? Hehe. Oke ku mulai aja ya. Malam ini ku mau nge-review film yang baru aku dapat dari hasil keringat banting tulang susah payah diri sendiri *yeiyy lebayy*. Film ini ya aku jagokan soalnya aku gak nyari berdasarkan rekomendasi dari artikel di om Google (salah satu kebiasaanku) ataupun rekomendasi temen. Aku juga sebelum nonton ni film, gak menyengaja mencari review-an nya di internet. Murni aku dapat dari hasil ngobok-ngobok situs film online dan kemudian nonton berdasarkan feeling diawal bahwa ini film bakal asik. Kenyataannya, sesuai dengan ekspektasiku. Melampaui bahkan. Dalam mereview film ini, aku te...

Sedikit Oleh-oleh dari Kedai Es Krim

Aku duduk di salah satu kedai es krim paling es krim di kotaku. Bersama seorang gadis yang menurutku luar biasa. Di hadapan kami ada seporsi es krim dengan gaya taco, sepiring kentang goreng, green tea milkshake dengan es krim vanilla di atasnya dan sebotol air mineral. "Ki" ujarnya, bangkit dari posisi nyendernya di dinding "Seandainya, kamu ditawarin kerja, katakanlah jadi manager, dengan gaji 10 juta, apa yang akan kamu lakukan?" ujarnya aku senyum dikulum, memainkan sendok di gelas green tea milkshakeku, dan menyendok sedikit es krim "Aku akan nolak. Karena aku gak capable" kataku jujur dan yakin. Yakin yang pesimis sebenarnya haha. "Gini...gini" ulangnya tak sabar "Misalnya kamu ditawarin nih. Kamu terima gak?" aku tertawa "Terima lah" jawabku sambil menyendok es krim vanilla dan melumerkannya di mulutku. "Kalau aku gini, aku akan terima" katanya "Aku akan bilang, 'Saya bisa'. Kalau dita...