Contoh-contoh Status Gagal Move On dan Tips Menyembunyikannya
Setiap manusia, udah fitrahnya suka sama manusia lainnya dan sayang sama manusia lainnya. Sebagai muslim yang taat, wujud kita menyukai dan sayang sama seseorang (dalam hal ini perasaan spesial antara laki-laki dan perempuan) itu harus sesuai dengan tuntunan agama kita. Kalau di dalam agama Islam, kan kita dilarang pacaran. Jadi pilihannya cuma dua: do'akan atau nikahi #tsah.
Ketika kita hanya mampu mendo'akan, ketika kita harus menjaga perasaan dan ketika kita bahkan harus berhenti merasakan #tsah, kita butuh satu kata kunci sakti: Move On.
Terkait move on nih ya, saya punya banyak teman yang, kebetulan mereka pacaran dan pacarnya adalah laki-laki yang belum pantas dipersunting karena kelakuan mereka yang... ah sudahlah #astaghfirullah.. sehingga mereka lelah, mereka putus, dan mereka harus move on, dan beban beratnya adalah mereka harus membuktikan bahwa mereka memang sudah move on, tapi pembuktian itu malah -menurutku- justru kegagalan dalam move on itu sendiri. Berikut contoh-contohnya,
1. Terlalu mengumbar kebahagiaan
"Wah.... hari ini senang banget... ketawa-ketawa terus sepanjang hari, begini kan enak, coba aja dari dulu aku tahu bahwa hidup itu sebahagia ini, pasti aku gak akan ngabisin waktu buat nguras airmata demi 'dia' yang udah tega berkhianat. Aku gak akan peduli lagi sama dia. Dia pikir dia siapa"
Sissy, ketika kamu patah hati, dan di semua lini sosial mediamu kamu terlalu mengumbar kebahagiaanmu TAPI kamu kasih embel-embel soal mantanmu yang breng-ah sudahlah, maka kamu justru terlihat enggak move on sama sekali...
Tipsnya...
Buat status seadanya aja. Bahkan kalau perlu tahan beberapa akun sosial mediamu dari jamahan jempolmu. Makin jarang kamu update status, makin misterius kamu... yang begini malah bikin orang yang jahati kamu malah kesel. Karena kamu gak meng-update info apapun. Kalaupun kamu mau update, update foto aja, tapi foto yang normal, yang seolah-olah gak terjadi apa-apa.
2. Terlalu menekankan status kejombloan
"Jomblo lah ya, jadi gitu deh kemana-mana bebas. Mantaff"
Salaaahhh, ngapain ditekankan kalau kamu jomblo... orang yang jahati kamu akan senyum-senyum sendiri. Kamu terlihat mencoba kuat untuk hidup sebagai jomblo. Kamu mencoba menyembunyikan duka dengan lelehan air mata. Itu status emang kata-katanya manis penuh tawa, tapi kalau dibaca rasanya rasa asin air mata, taulah?
Tipsnya...
Bikin aja status kalau kamu lagi mau ke tempat A, ke pulau B, ke desa C. Udah gitu aja. Jomblonya jangan diungkit-ungkit. Ungkit boleh, tapi satu kali aja. Selebihnya, tahan, jangan sampai keluar tuh kata-kata. Kalau sampai kamu ketahuan jomblo dan umbar-umbar jomblomu terus, orang yang jahati kamu bakal bahagia karena kamu terlihat gagal move on. Semangat!
3. Stalker abadi tapi berasa gak nge-stalk
"Gak sengaja sih kebuka akun cewek yang itu tuh.. aduh nda malu apa, ngambil barang sisa..
gak sengaja juga sih ketemu dia, kayaknya lagi asik tuh masuk ke rumah makan langganan kami dulu, sumpah mau muntah pas ngelihat wajah mereka"
gak sengaja juga sih ketemu dia, kayaknya lagi asik tuh masuk ke rumah makan langganan kami dulu, sumpah mau muntah pas ngelihat wajah mereka"
No, no, no, you are a stalker. Meskipun kamu membantah. Sini ya ku kasih tau, jangan bikin status kayak gini. Orang yang jahati kamu bakal jatuh kasian sama kamu. Wong aku aja yang baca ini bakal jatuh kasian sama kamu.
Tipsnya...
Matiin ponselmu atau matiin lalu lintas paket datamu. Tenangkan diri. Istighfar. Udah, lupain aja biarpun berat. Nangis nangis dah demi kebaikanmu dunia akhirat, tapi... jangan tunjukin air matamu. Jangan bikin status apapun. Jangan bicara apapun. Kalau pingin curhat, curhat ke orang, jangan ke ponsel.
4. Jadi pembangkang sejadi-jadinya
Nih ya, ada temen yang dulu sama mantannya dilarang berfoto sama cewek manapun, pas udahan, tiba-tiba jadi keranjingan foto sama segala jenis cewek dan dishare melulu.
Ada juga yang dilarang mantannya ngerokok, eh pas udahan, langsung rajin share foto ala-ala badboy gitu. Ngerokok asapnya kemana-mana, saking ramenya tuh asap, mukanya malah ga keliatan.
Buat appa?? Buat nunjukin kalau kamu kuat? Kalau kamu sakti? Salah! Kamu malah nunjukin luka hati yang gak bisa terobati.
Tipsnya...
Unggah dong fotomu yang jauh lebih baik, lebih rapi, lebih adem, lebih normal, lebih kamu apa adanya, ituuu baru lebih natural...
5. Menghina atau membully pihak ketiga
Saat orang yang jahati kamu mengunggah foto kedekatannya dengan pasangan jahatnya lalu reaksi kamu begini di statusmu:
"Oh ini toh dia.. ck.. gak cantik-cantik amat padahal. Setidaknya aku jadi tahu kalau aku masih menang kemana-mana hoho"
"Dia? Cuma anak sirkus? Mamam tuh cowok tong edan"
Ckckckck... kamu gak move on sama sekali, gaes. Ku tanya ya, ngapain menghina orang jahat? Kalau kamu menghina orang jahat, kamu sama jahatnya dong sama orang jahat itu. Aku pribadi bersyukur akhirnya kamu gak pacaran. Nih ada tips ampuhnya nih di bawah sini hahaha
Tipsnya...
Udah, kagak usah disesali mah. Tata hidupmu ke depan biarpun berat. Ingat selalu sama Allah SWT. Cara move on yang paling keren adalah, balas tuh foto dengan foto pernikahanmu hahahaha atau dengan foto capture undangan pernikahanmu haha, meskipun calon suamimu atau istrimu gak sebagus tampang mantanmu, tapi kamu telah maju sangat jauh dalam hal move on. Haha.
Selamat Move On dan ketika masih gagal, coba tips aku yang di atas ya... haha paling ampuh ya no 1 sama no 5 :D
Komentar
Posting Komentar