Sakitnya sih Nda Seberapa
Pagi menjelang siang, aku butuh kertas untuk UTS. Sudah jadi kebiasaanku, menyiapkan kertas jawaban sendiri. Kecuali kalau ada hal-hal tertentu, barulah aku menyuruh anak-anak merobek kertas untuk lembar jawaban mereka sendiri. Kemudian aku melihat di depan kantor, dua kelompok anak sedang baris berbaris rapi. Tapi tampaknya dua kelompok barisan ini ada aura-aura nda enak. Entah, kok feelingku bilang mereka kayak lagi melakukan salah atau apalah yang merupakan sesuatu yang nda enak. Maka aku berlalulah di sisi belakang anak-anak yang baris. Entah apa yang terjadi dengan kakiku, aku kehilangan keseimbangan dan langsung jatuh mendarat sukses di tanah. Superrrr... dan berakhir dengan posisi persis kayak orang ancang-ancang mau lomba lari marathon. Kaki di tekuk, kedua telapak tangan menapak tanah, dengan wajah tertunduk. Sesaat semua kaget. Aku sendiripun kaget. Lalu ku pejamkan mata kuat-kuat sambil memaki dalam hati "Duh". Sesaat ku buka mata, berdiri sok-sok...