Catatan Sederhana Guru Pendamping Lomba
Aku cuma guru biasa. Aku bukan guru berprestasi. Hanya karena aku memiliki keluangan waktu, akupun diberikan kepercayaan lebih untuk mendampingi anak-anak untuk ikut lomba. Lomba apapun, meskipun lomba itu nda linier dengan bidang studi yang ku ampu. Dapat juara ataupun tidak dapat juara, aku selalu hadapi sama-sama dengan mereka. Hingga dua tahun di setiap event lomba, aku hampir selalu pergi dengan anak-anak. Setiap kami pulang dengan tangan hampa, aku selalu membesarkan hati anak-anak. Kadang kebahagiaan kami hanya sesederhana nasi kotak yang kami dapatkan dari panitia lomba, atau sesederhana semangkuk bakso traktiranku, bahkan sesederhana segelas es capcin dingin yang juga kubelikan buat mereka. Seolah gusar dan lelah sehabis lomba langsung terhapus dengan sederet makanan murah sederhana tersebut. Dan bila menang lomba, kebahagiaan kami bertambah-tambah, sorak mereka terdengar tumpah, dan aku merasa luar biasa bangga pada mereka. Hari ini, lomba pidato telah kami jalani, hati...